Isnin, Januari 05, 2009

najwa goes to school


Ini hari pertama Najwa masuk sekolah Tadika Nuri.
Suami saya cuti 2 hari, supaya kami bisa menemankan najwa ke sekolah.
Sampai disekolah jam 8, sudah banyak murid-murid berkumpul. Keadaan riuh rendah. Bising dengan suara anak-anak menangis, tidak mau berpisah dari orangtuanya. Semua murid dikumpulkan dihalaman depan sekolah. Orang tua menunggu didepan pagar.

Najwa Alhamdulillah baik-baik saja. Saya dan suami berdiri menunggu diluar. Sesekali melambai kearah najwa yang duduk manis dengan teman-temannya. Lega rasanya karena awalnya saya khawatir najwa akan menangis meraung-raung seperti ketika masuk tadika butterfly yang cuma bertahan seminggu.

Dirumah tadi malam saya dan najwa membuat cake marmer untuk bekal sekolah. Sebenarnya jam 10 ada acara makan di sekolah, tapi najwa bilang dia ingin bawa bekal cake buatan saya.

Pagi tadi walaupun belum bangun, saya gendong najwa dan terus putarkan lagu Tasya Libur tela tiba. Masih mengantuk dia mandi sendiri. Hehe ajaib. Biasanya kalau mandi susah sekali.

Ahad, Januari 04, 2009

Catatan Perjalanan : jom..pi Melaka... (part 2)

Hari kedua, kami menyusuri kota tua Melaka. Poto-potonya aja deh ya.. :

Aliff didepan kincir angin peninggalan kesultanan Melaka (didekat sini baru ketemu restoran Melayu setelah kami capek jalan menyusuri tepi sungai melaka, kebanyakan restoran china dan western)


Makan cendol "jam besar" didepan gereja christ church yang dibangun pd tahun 1753 :



Menyusuri sungai melaka yang bersih dengan boat seharga RM 5 selama 45 menit :


Rumah orang melayu ditepi sungai Melaka :


Kincir angin belanda didepan museum Stadhuys :


Naik becak keliling kota Melaka, 1 jam RM 40 :


Najwa mejeng bentar sambil istirahat di museum Stadhuys :

Isnin, Disember 29, 2008

Catatan Perjalanan : jom..pi Melaka... (part 1)

Melaka tidak begitu jauh dari Johor, cuma sekitar 3 jam melalui highway exit pintu toll Ayer Keroh. Atas saran teman suami, kami menuju resort INB, tidak begitu jauh dari pintu toll Ayer Keroh. Katanya tariff satu malam cuma RM 120, ada 2 kamar. Kebetulan adik ipar saya ikut, jadi sesuai untuk kami. Begitu masuk kawasan resort, saya langsung jatuh cinta ciehhh... Bangunannya berupa rumah kecil-kecil, cantik. Ada kolam renang kecil didepan. Tapi.. penuh!!! Tak ada kamar kosong...

Kami pun langsung menuju resort Puteri disekitar Ayer Keroh juga, dekat dengan hotel Seri Malaysia. Resortnya besar, tapi penuh juga....!!! Rupanya ini menjadi petanda bagi kami, bahwa hotel2 di Melaka penuh pada ujung minggu.

Didepan kawasan jerapah :


Di Ayer Keroh ada beberapa tempat wisata, diantaranya Zoo, Taman Buaya, Taman rama-rama (kupu2), Taman Mini ASEAN. Karena sedang berada di Ayer Keroh, kami pun segera menuju ke Zoo. Kota Melaka berada sekitar 13 km dari Ayer Keroh. Rencananya, setelah dari Zoo kami akan cari hotel di kota Melaka.

Istirahat didepan taman primata :


Najwa badmood begitu masuk zoo :


Tiket masuk ke Zoo Melaka sebesar RM7 untuk dewasa. Jalan-jalan dikawasan zoo betul-betul menguras tenaga, mana panas lagi. So buat ibu-ibu yang bawa anak kecil, jangan lupa bawa stroller, it's very helpfull. Payung dan topi juga jangan lupa dipake, panas boo..

Monyet rebutan topi yang dilemparkan pengunjung :


Karena panas, binatang pun banyak yang tidur :

Jam 5 sore kami keluar kawasan zoo, terus ke kota Melaka, cari hotel dan makan. Untuk makan, sebagai seorang ibu yang baik dan rajin, dan juga irit haha... saya bawa bekal nasi lemak lengkap dengan lauk pauk. Setelah makan, cari hotel. tapi.... sampai jam 10 malam dan sudah lebih dari 10 hotel dimasuki, semuanya full house. Suami saya sudah capek, dan saya sendiri terkapar ngantuk. Akhirnya diputuskan kami ke Muar, yang jauhnya sekitar 1 jam dari Melaka. Daerah Muar masuk wilayah negeri Johor. Hotel pertama yang kami datangi penuh juga. Hotel kedua baru ada kamar kosong untuk kami. Capeknya berburu hotel...

Jumaat, Disember 26, 2008

Najwa dan Batrisya

Najwa dan Hurin Batrisya, anak sepupu suami saya. Montok dan lucu.... Mereka seumur, najwa lebih tua 3 bulan.





Khamis, Disember 25, 2008

Little Najwa

Kata orang, Najwa, anak saya kurus kecil. Saya amati memang iya. Berat badannya cuma berkisar diangka 12 kg saja. Saya juga heran kenapa gak naik2 beratnya. Padahal asupan makanannya cukup. Porsi makannya lumayan banyak dan bervariasi. Minum susu sekitar 2 gelas sehari. So, apa yang kurang ya...

"wawa kan suka exercise, jadi kurus lah.."katanya. Hehe itu jawabannya yang dia kutip dari saya. Saya memang tidak berambisi untuk meng-gendut-kan anak saya. Walaupun secara umum, pandangan orang kalau anak kecil gemuk itu tandanya sehat dan lucu. Padahal sebenarnya tidak demikian. Obesitas jadi masalah serius dikalangan anak-anak sekarang. Jadi, kenapa mau anaknya gemuk? Bagi saya, kecil tapi sehat itu sudah cukup.

Najwa suka pakai baju kurung :D :


Yang saya amati dari anak-anak yang gemuk adalah mereka minum susu dalam jumlah banyak. Dalam sehari sekitar 5-6 botol. Padahal diusia 1 tahun keatas, susu bukanlah makanan utama. Sumber kalsium bisa didapatkan dari makanan lain. Ada sebagian orang tua pula yang memberikan sirup kepada anak-anaknya sampai berbotol-botol dalam sehari. Tidak heran kalo badan mereka gemuk.

Saya memang tidak pernah risau dengan berat badan najwa walaupun setiap kali ketemu teman-teman pasti mereka komen... "kurusnye..", kecik je badan die nih...", "makan kurang ke nih..badan kecik je.." hoaahhhh... saya jawab santai aja "makan banyak nih, tapi banyak exercise" hahaha.. atau "tak pa badan slim, nanti gemuk nak kurus balik susah lagi". Tidak ada yang perlu dirisaukan dengan ukuran badan anak saya, karena dia tidak ada masalah dengan makan. Malah, saya jarang memberi dia vitamin tambahan. Karena menu makannya sudah cukup bervariasi, nasi atau kadang saya kasih oatmeal, sayur dan lauk semuanya disantap.

Yang nomor 2, Aliff, pertambahan beratnya cukup pesat. Kalau orang tua lain mungkin pusing anak seumur dia susah makan, saya pusing karena semua yang kita makan dia mau makan juga haha...

Aliff main walker :


Selasa, Disember 16, 2008

Catatan Perjalanan : Berkurban di Kelantan

Lebaran haji di Kelantan bagi saya cukup menyenangkan. Suasana lebaran terasa.
Tahun ini, abah mertua saya berkurban lagi. Ada 7 orang yang ikut, jadi sapinya dibagi 7 bagian.

Sapinya agak kurus, tapi karena kurus jadi gak banyak lemak, dagingnya bagus (itu kata Ummi mertua saya hehe..)


Najwa and the gank.. nonton acara genocide sapi..haha.. (tapi begitu pisau memotong urat leher sapi, saya tarik anak saya supaya tidak melihat. takut trauma hehe..)



Ini Tok Mi Wawa, berfoto sebelum kita pulang kembali ke Johor :


Isnin, Disember 15, 2008

Catatan Perjalanan : Banjir di Terengganu

Lebaran Haji kemarin kami sekeluarga pulang lagi ke Kelantan. Pulang kampung membuat saya merasa mempunyai keluarga, dimana ada ramai saudara2 (suami) berkumpul. Setidaknya mengobati kerinduan saya pada keluarga sendiri. Dalam setahun kami pulang 3-4 kali. Johor-Kelantan dapat ditempuh selama kurang lebih 12 jam perjalanan dengan mobil.

Cuaca sedang tidak bersahabat ketika kami berangkat dari rumah. Awal bulan desember yang basah. Di negeri-negeri pantai timur sendiri hujan terus menerus turun, mengakibatkan banjir dibeberapa kampung. Saya baca dikoran-koran, hari Rabu 3 Desember, banjir melanda Marang, Kuala Terengganu dan beberapa lokasi di Terengganu. Jadi saya perkirakan hari sabtu sudah surut. Tapi ternyata perkiraan kami meleset. Hujan turun terus menerus dari hari Jumat diwilayah Kelantan Terengganu..dan...... perjalanan itu cukup menyiksa kami.

Kami sampai di Kuantan sekitar jam 5 sore, kemudian mengambil jalan arah Jabor menuju Jerangau-Kuala Berang-Kelantan. Hujan kadang gerimis kadang lebat. Jam 7 maghrib sekitar 1/2 jam menuju Bukit Besi, ada sekatan jalan raya. Ada pengumuman tertulis "Banjir di Bukit Besi", jadi mobil tidak bisa lewat. Kami dialihkan kejalan menuju Ketengah Jaya. Hari sudah mulai gelap. Kanan kiri jalan adalah hutan lebat, gelap tanpa ada petunjuk jalan (sign board), sementara hujan menggila, menambah kecemasan saya. Suami saya ikut saja kendaraan yang didepan, untungnya banyak juga kendaraan yang senasib dengan kami.

Akhirnya setelah berjalan selama 1 jam, kami bertemu persimpangan. Konvoy mobil yang kami ikuti berpecah. Sebagian terus saja entah menuju kemana, sebagian lagi ambil arah kiri. Suami saya ikut kekiri, padahal masih bingung ini jalan mau kemana. Sempat saya baca "Felda Kerteh".Berarti kami akan masuk kawasan ladang kelapa sawit. Setelah jauh berjalan masih juga tidak ada sign board jalan menuju kemana.

Untungnya Najwa dengan Aliff tertidur pulas. Jadi saya bisa konsentrasi membantu suami menemukan petunjuk jalan dalam keadaan gelap. Sampai ke sebuah persimpangan baru ada petunjuk jalan menuju ke Dungun. Setelah cukup jauh berjalan, akhirnya.... senang sekali saya ketika menemukan persimpangan dan sign board menunjuk jalan ke kiri arah Bukit Besi-Kuala Berang, sementara kanan arah ke Kuala Terengganu-Dungun. Kami pilih kekiri.

Jalan masih panjang, bro...hehe.. Tapi setidaknya kami sudah lega, sudah tahu arah yang dituju. Sampai di Bukit Gading jam 9.30 kami berhenti di stesen minyak (POM Bensin). Disitu Aliff bangun dan menangis tak berhenti entah kenapa. Akhirnya saya baca doa-doa yang saya hafal dan bersolawat untuk menenangkannya. Cukup lama juga dia menangis sampai kemudian tenang sendiri.

Adik suami saya tinggal di Ajil, Kuala Berang. Kesanalah kami menuju untuk singgah sebentar. Sekedar melepas lelah. Sampai disana hujan tambah deras, dan akhirnya kami menginap disana. Lagipula kami khawatir jalan kearah Kelantan tergenang air.

Suami saya meninjau genangan air di kampung Kepah:


Esoknya kami berangkat jam 9 pagi menuju Kelantan. Baru 1/2 jam berjalan, kami sampai di Kampung Kepah, dan....hoaahhhh...banjir lagi. Jalan tergenang air sampai 1/2 meter. Karena mobil kami rendah, kami tidak bisa lewat. Jadi terpaksa balik lagi ke Ajil menuju arah Kuala Terengganu. Untungnya jalan menuju kesana lancar sampai kami tiba di rumah.

Benar-benar melelahkan....

Gbr : Ular sawa (kalo bahasa Indonesia apa ya...) di Kampung Kepah... mati terbawa banjir.. hoahhh serem...saya bergidik melihat ular sebesar itu secara live...

Isnin, Disember 01, 2008

on the way to wet world


Dalam perjalanan ke wet world Batu Pahat, kami singgah sarapan direstoran langganan kami, seri selatan Senai. Ini satu-satunya restoran yang saya percaya, karena tempatnya bersih dan makanannya bervariasi. Pekerjanya pun kebanyakan orang Indonesia.

Lagi asik-asiknya makan, najwa mau ke toilet. suami saya sedang ke toko sebelah dengan aliff. sebelum ke toilet, saya sempatkan pesan kepada seorang pelayan, bapak-bapak (katanya sih yang punya restoran), supaya makanan saya jangan diberesin dulu. masih ada roti canai sebiji, nasi campur yang baru saya makan separuh, dua gelas minuman yang jg tinggal separuh.

Kembali dari toilet...alamaakk... piring dimeja saya sudah ditumpuk. glekkk....kesel dong.. 2 orang pelayan berdiri disitu dan begitu melihat saya mereka berdua langsung kabur. wuakkksss..yang satu bapak yang tadi saya pesan, yang satu lagi kasir. saya ngomel-ngomel begitu suami saya datang. orang masih lapar begini...tapi selera makan sudah hilang berganti rasa kesal. si bapak sudah kembali ke pangkalannya, ngobrol sama pembuat roti canai. mau saya omelin gak enak juga, orangnya sudah berumur.

Begitu bayar, suami saya bilang ke kasir yang ikut berpartisipasi membereskan piring dimeja saya. dia cuma bilang, bukan saya.. tapi harga makanan gak didiskon. karena masih lapar, dimobil snack anak saya saya babat juga. terbayang babat sapi yang jadi menu saya tadi.

Kenapa saya begitu lapar ya? begini, saya bangun jam 2 pagi, ketika anak saya najwa, nangis karena sakit gigi. setelah menidurkan najwa saya terpikir untuk menyelesaikan kerjaan saya, karena besoknya kita mau ke wet world. saya terus bekerja sampai jam 5 subuh. kemudian disambung dengan beres-beres, sapu lantai terus ngepel. kemudian setelah anak-anak bangun, seperti biasa rutin harian, mandi suapin sarapan, kami bersiap pergi. perut orangtua masih kosong, yang penting anak-anak kenyang dulu. jadi begitu sampai di kedai itu, saya betul-betul dalam keadaan lapar berat. bukan sarapan lagi jadinya tapi makan berat, sekalian untuk bekal makan siang hehe..

karena baru makan separuh, jadi tahap kekenyangan saya pun belum sempurna. saya bilang pada suami, makanan yang saya makan baru sampai perut bagian atas belum sampe jempol kaki. wahaaaa... yah bukan rejeki kata suami saya. sebagai protes atas insiden ini, untuk sementara kita jangan beli dikedai itu lagi katanya. yakss setuju saya bilang heheh...


Sabtu, November 22, 2008

november rain

Tiba-tiba saya rindu menulis blog. Sekarang di jam 12.45 tengah malam,setelah menidurkan aliff yang demam dan selalu ingin saya peluk, saya buka laptop sambil nonton Penelope Cruz di Sahara. Sekedar ingin berbagi kabar. Bulan ini bulan sakit sekeluarga. Biasa, karena cuaca yang tidak menentu. Hujan dan panas silih berganti. November rain kata Axl Rose hehehe...

Mula-mula aliff terserang pilek dan demam tinggi. Dua hari kemudian saya bawa ke dokter. Panasnya mencapai 40 C. Diagnosanya menakutkan saya. Kemungkinan kena campak katanya. Wadooohhh..panik... Aliff baru menginjak 10 bulan dan belum mendapat imunisasi campak. tapi kemudian saya tenangkan diri. Ini hanya sakit biasa, demam karena pilek hidung tersumbat. Dokter memberi obat penurun demam, obat batuk dan anti biotik.

Yang saya kasih ke Aliff cuma obat turun demam saja. Anti biotik? Oh noo...saya tak pernah membiarkan anak saya mengkonsumsi AB kalo hanya demam biasa. AB untuk penyakit yang disebabkan bakteri, sedangkan pilek dan batuk disebabkan virus. Obat batuk juga tidak perlu. Karena batuk itu akibat dari pilek dan merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan kotoran. Walaupun obat itu dari dokter, saya tetap berhati-hati untuk tidak memberikan anak obat-obatan yang tidak perlu.

Akhirnya memang demamnya turun sendiri. Hanya tinggal pilek yang cairannya sudah mengental dan sedikit batuk. Saya baca kemungkinan akan hilang dalam 1-3 minggu. Kemudian giliran najwa, kena batuk pilek juga. Yang paling parah batuknya, terus menerus batuk sampai muntah. Saya kasih obat batuk untuk melegakannya. Juga menggosok punggung dan telapak kakinya dengan vicks pavorub. Lumayan sekarang sudah membaik. Next, giliran suami saya. Tapi tidak terlalu parah, cuma sedikit demam dan batuk-batuk.

Pertahanan saya pun akhirnya bobol juga. Menjaga dua anak yang sakit perlu stamina tinggi. Demam mulai menyerang dan tenggorokan sakit. Alhamdulillah tidak begitu lama sudah sembuh kembali. Terakhir Aliff demam lagi. Adawww...kasian melihatnya merengek dan selalu ingin digendong. Saya cek ada 2 gigi bawah tumbuh, melengkapi 6 biji gigi yang sudah ada. Tapi sepertinya kena pilek lagi, hidungnya tersumbat. Maaakkkkkk....energi saya sudah habis rasanya. Tau sendiri kan kalau anak demam, kita tidak bisa mengerjakan hal-hal lain. Tidurpun ingin dipeluk.

Alhamdulillah, suami saya banyak menolong. Urusan cuci baju, cuci piring ada ditangannya. Masak untuk makan malam pun suami saya buat. He is a family man. heeee... Thanks honey...

Rabu, Oktober 08, 2008

tangis anak-anakku

Ini pertamakalinya saya tinggalkan aliff dan najwa dibawah jagaan orang lain. Berat rasanya hati, apalagi waktu saya tinggalkan mereka menangis meraung-raung. Apalagi najwa, naik ke pintu grill memanggil-manggil dalam tangisnya. Bunda..bunda..bunda.. Tapi saya kuatkan hati. Bismillah...ini permulaan saja. Nanti lama-lama mereka akan biasa.

Sebenarna najwa saya masukkkan TADIKA, taman didikan kanak-kanak, TK kalau di Indonesia. Tapi karena dia menangis, jadi saya masukkan nursery dulu bersama Aliff. Mungkin akan baik2 saja kalau dengan adiknya.

Keputusan ini saya ambil setelah berpikir lama. Najwa karena sudah besar, saya ingin dia sekolah biar bisa berteman. Dilingkungan rumah kami tidak ada teman untuk dia. Semua main didalam rumah. Sementara Aliff, atas pertimbangan kerja saya yang semakin menumpuk kebelakangan ini. Saya tidak bisa lagi fokus bekerja sambil menjaga anak. Berkali-kali boss saya telepon dan aliff menangis. Saya merasa tidak enak, pembicaraan jadi terganggu.

Saya pun merasa tidak bisa mengerjakan semua sendiri dalam waktu yang bersamaan. Saya harus bekerja, menjaga anak, membersihkan rumah, memasak, dan lain-lain pekerjaan. Suami saya pulang jam 6 sore. Malam saya sudah capek, kadang tidak sempat memperhatikan diri sendiri. Setiap hari begitu, bahkan sabtu minggu saya masih dituntut bekerja beberapa jam. Semua ini menjadi beban buat saya, kadang merasa sedikit tertekan. Dan akhirnya keputusan mengantar aliff dan najwa ke nursery diambil. Tidak lama, jam 1 saya ambil kembali. Karena setelah jam makan siang kerja saya sudah berkurang.

Saya sendiri dirumah sekarang. Masih terngiang tangis aliff dan najwa. Saya ingin memulakan hidup yang baru, yang lebih teratur. Saya pikir ini juga baik untuk diri saya, untuk keluarga saya. Setelah mereka pulang, saya punya lebih banyak waktu yang berkualitas untuk mereka. Karena biasanya walaupun mereka 24 jam bersama saya, saya tidak bisa benar2 menjaga mereka. Perhatian saya terbelah. Pada kerja, pada rumah, pada anak. Ah, tidak semuanya bisa saya rengkuh semua dalam waktu bersamaan.

Isnin, Oktober 06, 2008

Kembali bekerja

Pekerjaan ini memang terlalu menuntut. Baru saja saya menjejakkan kaki dirumah setelah menempuh 13 jam perjalanan dari Kelantan ke Johor, telepon berdering. Boss telepon, minta saya membantu kerja yang dia handle selama kami berlibur. Hoaaahhhh...kepala saya masih pusing, kaki belum lagi lurus, barang2 belum diangkat dari mobil, anak-anak menangis kelelahan, suami tewas tertidur setelah menyetir dari jam 9.30 malam sampai 11 pagi. Terpaksa saya hidupkan komputer, terkoneksi ke alam maya setelah lebih seminggu saya tidak melayari internet.

Libur lebaran satu minggu kemarin memang saya tidak dibebani pekerjaan. Alhamdulillah. Tentram juga tidak ada gangguan. Biasanya, saya tidak bisa benar2 bebas dari kerja walaupun liburan. Sekarang, setelah libur habis, kembali semuanya menantang saya untuk dibereskan. Lihat rumah saya, berantakan dari depan ke belakang, menunggu dibereskan. Baju-baju kotor dalam tas belum dikeluarkan. Saya sakit kepala. Pekerjaan seperti biasa menanti. Anak-anak minta perhatian. Kepala saya berdenyut.

Selamat bekerja kembali untuk semua yang baru kembali dari berlibur. Tak lupa, SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MAAF LAHIR BATIN.

Ayo gembira!!!! I LIKE MONDAY....

Ahad, Ogos 31, 2008

Marhaban Ya Ramadhan

Kepada semua sahabat, teman dan pengunjung blog ini, saya ucapkan "Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga amal ibadah kita dibulan suci ini diterima oleh Allah. Amin"

p.s : yang punya blog banyak kerjaan. hehe. so kegiatan blogging-nya istirahat dulu.

Jumaat, Ogos 01, 2008

najwa bertanya

Ketika sedang menonton berita TV yang menayangkan korban taufan nargis di Myanmar, tiba2 najwa bertanya :

:bunda, orang-orang itu kenapa?
:oh, mereka kena badai, nak..
:kenapa mereka kena badai?
:Allah turunkan badai pada mereka
:kenapa Allah turunkan badai?

uhukss..saya diam...

:bunda, mereka itu tak menyembah Allah ya?
aduuhh..semakin gerah. pasti najwa teringat bukunya, cerita Nabi Nuh dengan kapalnya.

:tak..sebagian mereka menyembah Allah juga. tapi Allah beri mereka ujian.
saya tidak tau apakah tepat jawaban saya untuk anak sekecil itu.

:ujian itu apa?
saya diam. lama.

:bunda, jawablah. wawa tanya nih..

aduuuhh...saya melirik pada suami.
:wawa tanya ayah ya...
Heee...saya lari kebelakang.


Begitulah najwa. Pertanyaannya semakin hari semakin banyak.
Saya suka membawa dia memasak didapur. Nanti dia tolong membubuhkan garam atau gula. Pun begitu dia merasa bangga. Wawa pandai masak, katanya. Nanti kalau wawa sudah besar, bunda buat kerja aja. Ade aliff main, wawa masak. nanti kalau sudah selesai wawa panggil bunda..bunda jom kita makan.. Hehe...itulah cita-citanya..

Sambil masak, tak henti-henti dia bertanya.
:bunda,semut suka beras tak?
:tak, semut tak makan beras
:kenapa tak makan beras
:beras tak manis, nak, semut tak suka
:kenapa beras tak manis?
:beras itu kan masih berupa biji. biar ada rasa beras harus dimasak dulu dengan air, baru ada rasa manis sedikit.

:bunda, minyak goreng asal dari mana?
:farmer tanam kelapa sawit diladang. kemudian kalau sudah masak farmer jual kelapa sawit ke kilang. nanti kilang proses kelapa sawit tu. setelah itu dipack, terus kilang akan bawa ke kedai. kedai jual ke kita.
uaahhh..panjangnya

Saya bersihkan kangkung pada wadah yang berlubang dibagian bawah.
:kenapa lubangnya kecil-kecil bunda?
:kalau besar nanti kangkungnya jatuh
:kalau kecil?
:kalau kecil, airnya saja yang jatuh
:kenapa bunda buang kangkung itu? tanyanya ketika melihat saya membuang daun2 kangkung yang sudah menguning
:ini sudah layu nak
:kenapa layu?
:sudah lama. tak boleh makan lagi
:kenapa tak boleh makan?
:vitamin sudah habis. lagi nanti ada ulat.
:kenapa ada ulat?
Aduhh emakkk..semakin dijawab semakin ditanya

saya keluarkan ikan dari dalam kulkas. di Malaysia disebut peti ais.
:kenapa bunda letak ikan dalam peti ais?
:supaya ikan tak rusak
:kenapa tak rusak?
:sebab peti ais sejuk. kalau sejuk boleh menghambat bacteria
:kalau letak diluar?
:nanti ikan rusak, jadi busuk
:kenapa busuk?
:udara diluar lembab. banyak bacteria pembusuk. understood?
:understood tu kan bahasa inggris ya. bahasa melayu apa?
:faham tak?
:bahasa indonesia?
:ngerti ngga?

Untung tak tanya bahasa Tamil apa. Hehe..
and so on and so on.
Akhirnya..
:wawa...rasanya HI 5 tengah main tu... cepat-cepat..

Waaaa..dia jerit-jerit. Lari kearah TV. 1 2 3 4 HI 5...

Aih leganya terlepas dari rentetan pertanyaan :D
Rambut Najwa panjang lhoo..:P

Ahad, Julai 06, 2008

Harga..harga...

Kemarin saya isi bensin (di Malaysia disebut minyak), sebanyak RM 50. Dapat 18.5 liter. Fiuhhh.. Bandingkan dengan sebelumnya. RM50 dapat isi 26 liter. Selisih 8 liter. Lumayan.

Beras naik juga. Bulan lalu beli beras kualiti biasa seharga Rm25.90, sekarang sudah jadi 31.50. Besar sekali kenaikannya dalam masa sebulan. Beruntung saya hanya ada 2 orang anak yang masih kecil. Bayangkan seperti tetangga saya. Lima orang anak dengan gaji bulanan kurang dari RM2000. Beras 10 kg bisa saya habiskan sebulan lebih. Kalau 5 orang anak? Seminggu barangkali.

Minyak goreng sama juga. setiap kali beli selalu berubah harganya. Naik puluhan sen, sehingga sekarang mencapai RM 14.70 untuk 5kg.

Baru tahu saya kalau harga susu pun begitu mahal. Saya memang tidak pernah beli susu formula untuk bayi dibawah setahun. Saya lihat harganya RM45 untuk 650gram merek tertentu. Rata-rata pun harganya RM30. Tak jadi beli. Lebih baik saya perbanyak produksi ASI. Lebih bermanfaat lebih sehat dan sangat hemat. Saya cuma perlu beli kacang soya (kedelai) untuk dibuat susu, kacang hijau untuk dibuat bubur, sayur bayam, sayur daun katuk, bermacam sayur untuk dibuat sayur manis. Air susu jadi bertambah banyak.

Harga memang naik gila-gilaan. Jauh sebelum harga minyak naik semua barang kebutuhan pokok sudah naik. Setelah minyak naik harga semakin melambung. Oh Tuhanku... Sehingga harga sebungkus nasi lemak bungkus daun pisang dengan sambal ikan bilis yang tak lebih dari 5 ekor, beberapa butir kacang tanah dan sepotong ikan selar kuning yang kecil, harganya RM1.6.

Tadi malam saya menonton berita. Pekerja sebuah kilang diberhentikan ramai-ramai. Ibu tunggal yang harus menghidupi beberapa anak kehilangan pendapatan. Mereka menangis. Entah bagaimana meneruskan hidup. Lagi, saya harus bersyukur dengan apa yang ada.

Sementara diatas sana. Wahai kalangan elite politik. Mereka bergaduh sesama sendiri. Tentang sesuatu yang memualkan. Sodomi. Oh my... Rakyat menjerit... Bingung dan marah pada keadaan.

Orang2 elite itu...walaupun katanya mereka difitnah dengan keji, mereka tak perlu pusing dengan kenaikan beras, minyak goreng bahkan harga minyak petrol. Mereka orang yang berkantong tebal. Kenaikan harga bukan masalah besar bagi mereka. Ini masalah rakyat yang semakin terjepit.

note : RM1 sekitar Rp.2850

Jumaat, Julai 04, 2008

bola dunia untuk najwa

hari ini
najwa ulang tahun
ketika kutanya ingin hadiah apa
dia menjawab...bubble...katanya setengah menjerit
sederhananya hadiahmu, kataku
bunda ingin menghadiahkan bola dunia untukmu
apa itu bunda? tanyanya
sebuah bola dimana kau bisa melihat letak tanah tempatmu berpijak
juga bisa kau tahu dimana tanah air nenekmu
keningnya berkerut

biar aku ceritakan padamu, nak..
duniamu bukan hanya apa yang engkau lihat
bumi Allah ini luas nak..
manusia berbagai-bagai
menghuni tanah-tanah yang tidak kau kenal

setelah kau paham
bercita-citalah
suatu saat akan kau pijak tanah mereka
dengan keluhuran ilmu dan kebijakan lakumu

dia tersenyum
mungkin masih belum mengerti
tak mengapa
akan kubacakan engkau buku nak..
tentang dunia disebelah sana
dan nanti kau carilah nama tempat itu dibola dunia


====================================================

selamat ulang tahun anakku
mata beningmu selalu lekat dalam hatiku

Khamis, Jun 19, 2008

Buaian

Akhirnya saya menyerah...
Setelah badan didera lelah setiap hari menjelang Aliff tidur, saya putuskan untuk menidurkannya dibuaian (ayunan).


Alhamdulillah, dia boleh tidur lama dan lelap, tanpa saya susah2 menggendongnya kesana kemari sambil menyanyi keras2 mengalahkan tangisannya.

Andai dari dulu saya pakai benda ajaib ini....

Rabu, Jun 11, 2008

Dalam Perjalanan Pulang

Kami pulang dari Kelantan ke Johor pada hari Jumat. Dalam perjalanan, sempat mampir ke Tasik Kenyir, Terengganu.


Juga ke Hutan Lipur Sekayu :


Juga ke Pantai Air Papan, Mersing :


Penumpang lain yang ikut, si Comel :


Hujan sepanjang Kota Tinggi-Kulai jam 2 siang:

Jumaat, Mei 30, 2008

dok Kelate

Bangun jam 4 pagi. Cepat2 kerjakan tugas kantor. Selesai jam 7.00. Terburu-buru buat sarapan, bihun goreng dan nasi goreng sekalian untuk bekal. Yup, kami ke Kelantan pagi ini. Mandikan najwa, aliff...semua serba cepat. Siapkan barang2 yang akan dibawa, packing terus masukkan ke bagasi.


Huahhh...selesai juga. Tepat jam 10 pagi kami berangkat. Bismillahitawakkaltu 'alallah. mudah2an dilancarkan perjalanan kami. Kami mengambil jalan Kulai-Kota tinggi-Mersing-Kuantan-Jerangau Jabung-Kuala Berang-Kelantan. Panjang dan melelahkan.

Aliff langsung tertidur begitu masuk dalam mobil. Bangun jam 2. Lega. Setidaknya saya cuma harus melayan najwa. Sempat juga main din din tak udin dimobil. Hehe...ini permainan tempo dulu masa kanak-kanak saya.

Suami saya memandu dengan semangat tinggi :D. Tak terasa lelah katanya. Efek dari menjadi vegetarian..hahaha... Kami cuma berhenti untuk sholat Ashar jamak dengan sholat dhuhur. Makan? Kami bawa bekal jadi tak perlu singgah kedai makan. Kami memang sudah jarang makan diluar, apalagi semenjak ada temuan dari Persatuan Pengguna Pulau Pinang dengan ditemukannya bakteri e-coli dibeberapa restoran di Penang. Masak sendiri jauh lebih sehat dan hemat. Kalaupun terpaksa makan diluar, saya akan pilih restoran yang bersih. Kalau perlu lihat dulu dapurnya, bersih atau tidak hehehe... Maaf lah, kebanyakan restoran walaupun nampak bersih diluar, tapi dapurnya kotor. Padahal disitulah proses mengolah makanan dilakukan.

Seperti lazimnya di Malaysia, perjalanan kami ditempuh dengan menyusur perkebunan kelapa sawit yang mula membentang sejak dari Kota Tinggi lagi. Masuk Jabor, lori balak (truk pengangkut kayu balak), banyak terlihat. Kayu-kayu sebesar gajah diikat dengan rantai besi. Beberapa mobil mengekor dibelakang lori. Terbayang kalau ikatan kayu putus, kayu gajah itu akan menggelinding menimpa mobil2 dibelakang. Naudzubillah. Kayu bernilai tinggi yang usianya mungkin ratusan tahun, ditebang untuk keperluan industri. Sayang rasanya..


Ah sudah sampai Kelantan jam 8.45. Tepat 12 jam. Biasanya kami perlukan waktu 14 jam untuk sampai. Abah dan Ummi sudah menunggu. Yang ditunggu tentu Aliff, karena ini pertama kali dia pulang kampung. Huaaaa..semua terkejut melihat Aliff yang montel, 8.5 kg dalam usia 4 bulan 3 minggu.

Jumaat, Mei 16, 2008

Kenapa?

Anak pertama saya, Najwa 2 tahun 10 bulan, mulai menunjukkan sifat ingin tahu. Ia mulai bertanya kenapa..kenapa..kenapa..??? Walaupun saya agak repot menjawab pertanyaannya, tapi saya gembira. Agaknya kecerewetan saya (akibat mulut yang susah diam) mulai menampakkan hasil. Saya memang ingin dia banyak bertanya. Karena itu disetiap kesempatan saya dan juga suami selalu bercerita tentang apa saja pada Najwa. Tentang langit, awan, hujan, matahari, bulan, pohon yang sedang berbuah, tentang kakeknya almarhum, apa saja.... Pertanyaannya masih sederhana, tidak sampai membuat saya susah mencari jawabannya.

Ketika melihat orang naik roller blade di you tube memakai baju biru, dia tanya : kenapa orang itu pakai baju biru?. Saya diam sebentar, memperhatikan orang tersebut, lalu : agaknya dia nak sesuaikan bajunya dengan stocking yang juga warna biru. lihat, roller blade-nya pun warna biru. Supaya matching.

"kenapa pasport bunda warna hijau? Kakak dengan ayah warna merah?
Karena bunda orang Indonesia. Ingat tak pasport nenek, teteh uwi, kakak vita juga warna hijau.

"kenapa bunda orang Indonesia?"
O yang itu.. sebab bunda lahir di Indonesia, kakek nenek wawa pun orang Indonesia.

kenapa bunda tak jadi orang Malaysia je?
Boleh juga bunda jadi orang Malaysia. tapi nanti mungkin 10 tahun lagi. Hehe..boleh ke tak ye...???

"kenapa adek tak boleh pakai baju wawa?
karena adek lelaki. lelaki tak pakai baju bergambar bunga, ada renda, ada ribbon. Lelaki pakai baju bergambar kereta, hewan, atau tak ada gambar.

"kalau pakai juga?"
nanti dibilang pondan.. hehehe...

"pondan tu apa?"
pondan tu..bencong heee...lelaki yang berpakaian seperti perempuan.

dan setelah itu, dia akan ketawa terkekeh kekeh bila kata pondan disebut.

banyak lagi pertanyaan2 sederhana lainnya. Tampaknya saya harus beli ensiklopedia untuk persediaan jika sewaktu-waktu dia tanya hal-hal yang susah dijelaskan dengan bahasa anak kecil. seperti : bagaimana bunda boleh mengandung?

waaaaa....apakah jawabannya?

Rabu, Mei 14, 2008

Aliff 4 bulan

Tak terasa, kini Aliff sudah berusia 4 bulan. Berat badannya sudah 8 kg. wahhhh..!!! montel kata orang Melayu. Dulu najwa 10 bulan baru 8 kg.

Perkembangannya sejauh ini Alhamdulillah bagus. Sudah bisa tengkurap, tertawa terkekeh kekeh, memegang benda sambil meremas-remasnya. Apalagi ya?

page counter