Ihsan itu baby super.. super ndut, baby montel, baby pipi tembam hehee..
Berat badan ihsan waktu lahir 3.35 kg, sebulan kemudian naik jadi 4.6 kg, 2 bulan 6 kg, 3 bulan 7.2 kg, 4 bulan 8.6 kg, 5 bulan 9.6 kg, 6 bulan 10.2 kg.. kan kan kan montel heuheu..
Sekarang usianya 8 bulan 3 hari, bunda tak tahu dah berapa kg sekarang, sebab dari umur 6 bulan dah tak pergi klinik, habis imunisasi. Nanti umur 1 tahun baru imunisasi lagi.
Khamis, Januari 19, 2012
Sabtu, November 26, 2011
Family Day di Melaka
Ini yang ke-2 kalinya kami berkunjung ke Melaka. Sekarang ini dalam rangka family day kantornya suamiku. Jadi semua biaya ditanggung kantor. Kami menginap di Mahkota Hotel, tepat didepan Mall Mahkota Parade, mungkin jantung kotanya Melaka, karena dekat dengan menara Taming Sari, river cruise, dan dataran pahlawan.
Asiknya, kami makan 3x sehari dihotel. Makanannya enak-enak booo hihihi... Lumayanlah perbaikan gizi. Hotelnya juga dilengkapi kolam renang, fitness center, playing room. Kami menginap selama 2 malam diblok apartemen.
Ini nih sebagian fotonya :

Ihsan main di play room sama Ayah :

Abang n Kakak berenang dooongg..!!!

Kakak posing dulu bentar di lobby hotel :

Kak Siti dan Kak Zaliha, yg gemeeess banget sama Ihsan :

Suasana ditepi sungai Melaka diwaktu malam :
Asiknya, kami makan 3x sehari dihotel. Makanannya enak-enak booo hihihi... Lumayanlah perbaikan gizi. Hotelnya juga dilengkapi kolam renang, fitness center, playing room. Kami menginap selama 2 malam diblok apartemen.
Ini nih sebagian fotonya :
Ihsan main di play room sama Ayah :
Abang n Kakak berenang dooongg..!!!
Kakak posing dulu bentar di lobby hotel :
Kak Siti dan Kak Zaliha, yg gemeeess banget sama Ihsan :
Suasana ditepi sungai Melaka diwaktu malam :
Ahad, November 06, 2011
Spelling Competition
Jadi ceritanya ini hari raya idul adha. Kami sekeluarga berencana pulang kampung, tapi apa daya. Dengar2 di Kelantan banjir, jadi niat pulang kampung kami urungkan. Untungnya, dihari raya itu ada pertandingan mengeja (Spelling Competition) di IOI Mall jam 10 pagi. Jadilah kami pagi2 selesai shalat Ied dan makan-makan, berangkat ke IOI yang berjarak 5 km dari rumah.
Yang mengadakan event ini adalah Smart Reader, salah satu Tadika (TK) yang cukup terkenal di Malaysia. Pesertanya kebanyakan pelajar smart reader etnis China dan India, sementara anak2 Melayu cuma Najwa dan seorang dari smart reader.
Pertandingan terbagi dalam 2 session. Session pertama, anak-anak dibagikan test tertulis. Pertanyaannya simpel, yes..it's for 4-6 years old. Ada gambar-gambar, kemudian peserta disuruh tulis gambar apakah yg tertera dikertas. Selesai session pertama, dipanggil lah 10 peserta dengan nilai terbaik. Najwa termasuk peserta ke-2 yang dipanggil.
Selanjutnya session kedua. Kesepuluh peserta dipanggil naik kepentas satu persatu. Ada sliding dengan gambar. Peserta diminta untuk menyebutkan gambar apakah yang terpampang disliding, sekaligus mengejanya. Misal, gambar ikan, peserta sebutkan, FISH, terus eja F I S H.
Kemudian pengumuman pemenang. Najwa dapat tempat ke-5, Alhamdulillah. It's OK girl, yang penting dia mendapat pengalaman baru.
Sessi spelling lisan :
Yang mengadakan event ini adalah Smart Reader, salah satu Tadika (TK) yang cukup terkenal di Malaysia. Pesertanya kebanyakan pelajar smart reader etnis China dan India, sementara anak2 Melayu cuma Najwa dan seorang dari smart reader.
Pertandingan terbagi dalam 2 session. Session pertama, anak-anak dibagikan test tertulis. Pertanyaannya simpel, yes..it's for 4-6 years old. Ada gambar-gambar, kemudian peserta disuruh tulis gambar apakah yg tertera dikertas. Selesai session pertama, dipanggil lah 10 peserta dengan nilai terbaik. Najwa termasuk peserta ke-2 yang dipanggil.
Selanjutnya session kedua. Kesepuluh peserta dipanggil naik kepentas satu persatu. Ada sliding dengan gambar. Peserta diminta untuk menyebutkan gambar apakah yang terpampang disliding, sekaligus mengejanya. Misal, gambar ikan, peserta sebutkan, FISH, terus eja F I S H.
Kemudian pengumuman pemenang. Najwa dapat tempat ke-5, Alhamdulillah. It's OK girl, yang penting dia mendapat pengalaman baru.
Sessi spelling lisan :

Tes tertulis :

Beratur sebelum tes tertulis :

Pembagian Hadiah :
Ahad, Oktober 23, 2011
Karnival Pra Sekolah
Kakak terlibat dalam pertandingan menari tradisional tingkat Pra Sekolah se-negeri Johor di Segamat, tepatnya di SMKA Segamat. Ada 12 orang yang terlibat menari inang dan joget. Karena tempatnya jauh dan acaranya digelar selama 2 hari, maka murid-murid menginap di asrama SMKA.
Saya dan suami yang ingiiiinnn sekali melihat dia menari, bela-belain deh ikut ke Segamat juga. Berharap bisa ambil foto dan video. Oya mereka didampingi oleh guru-guru, ada cikgu izzi, cikgu halimah, Kakak Ain dan cikgu Ibu. Sementara teman2 kakak yang terlibat ada Balqish, Farah Najwa, Aina Natasha, Akma, dll (gak inget)
Ini nih sebagian fotonya :
Kakak, Farah Najwa dan siapa yahh

Abang, ikut difoto walaupun ngantuk :

Diatas pentas :

Penari baru datang :

Usai menari :
Saya dan suami yang ingiiiinnn sekali melihat dia menari, bela-belain deh ikut ke Segamat juga. Berharap bisa ambil foto dan video. Oya mereka didampingi oleh guru-guru, ada cikgu izzi, cikgu halimah, Kakak Ain dan cikgu Ibu. Sementara teman2 kakak yang terlibat ada Balqish, Farah Najwa, Aina Natasha, Akma, dll (gak inget)
Ini nih sebagian fotonya :
Kakak, Farah Najwa dan siapa yahh
Abang, ikut difoto walaupun ngantuk :
Diatas pentas :
Penari baru datang :
Usai menari :
Jumaat, Oktober 21, 2011
Khamis, Oktober 20, 2011
Abang yang rajin
Selasa, Julai 26, 2011
Kakak Lomba Nyanyi
Iyaaaa..hari ini kakak najwa ada lomba nyanyi di sekolah. Lagunya sudah disiapkan. Judulnya "You are my sunshine".
You are my sunshine, My only sunshine, You make me happy when skies are grey, You'll never know dear, How much I love you, Please don't take my sunshine away..
Begitu bersemangatnya kakak berlatih menyanyi. She is an energetic children :)
Pulangnya Kakak dapat hadiah walopun tidak juara. It's okay, girl. Bukan masalah dapat juara atau tidak, tapi keberanianmu untuk ikut bersaing, mencoba hal-hal baru, sangat kami hargai. Yang penting dia sudah mencoba..
Ini foto pagi2 sebelum dia berangkat sekolah :

Abang ikut mengantar :
You are my sunshine, My only sunshine, You make me happy when skies are grey, You'll never know dear, How much I love you, Please don't take my sunshine away..
Begitu bersemangatnya kakak berlatih menyanyi. She is an energetic children :)
Pulangnya Kakak dapat hadiah walopun tidak juara. It's okay, girl. Bukan masalah dapat juara atau tidak, tapi keberanianmu untuk ikut bersaing, mencoba hal-hal baru, sangat kami hargai. Yang penting dia sudah mencoba..
Ini foto pagi2 sebelum dia berangkat sekolah :

Abang ikut mengantar :
Sabtu, Mei 21, 2011
Adek baru kami :)
Alhamdulillah, akhirnya bunda selamat melahirkan anak yang ke-3. Seorang bayi lelaki yang amaaaatt comel pada tanggal 16 Mei 2011, tepat jam 1 siang. Bayi comel itu diberi nama Ihsan Fathurrahman. Ayah bilang ihsan itu sempurna, artinya setelah iman, islam kan ihsan :). lagipula, ihsan ini penutup, karena setelah ini bunda gak bisa melahirkan lagi, karena sudah 3x caesar.
Ihsan lahir di hospital sultanah aminah, Johor Bahru. Bunda datang ke hospital itu pada hari Ahad, 15 Mei 2011, karena sebelumnya sudah buat temu janji dengan pihak hospital bahwa operasi akan dilakukan pada hari senin, 16 Mei 2011, bertepatan dengan hari guru. Saat itu usia kandungan bunda 38 minggu.
Bunda datang berdua dengan ayah, abang dan kakak ditinggal dirumah bersama nenek. Sementara acik amani datang keesokannya, hari senin. Kami ke bilik saringan dulu, untuk penempatan ward. Bunda dapat kelas 1 yang tempatnya nyaman dan ber-econ. Di ward itu bunda berdua dengan seorang pasien yang akan pulang. Bunda takut juga kalau harus sendirian diward itu. Beruntung, setelah pasien tersebut pulang, ada 1 pasien masuk, namanya Aunty Balqish, ternyata rumahnya di Rajawali 12, jiran juga lah.
Aunty Balqish mengidap darah tinggi. Walaupun usia kandungan baru 34 minggu, tapi karena keadaannya agak mengkhawatirkan, dia disuruh bedrest di hospital supaya tekanan darahnya bisa terkontrol. Aunty Balqish pun caesar juga, kalau tak salah dia operate 21 Mei. Anaknya perempuan, namanya Nurul Izzah, seperti nama putri Anwar Ibrahim, penasehat parti PKR.
Bunda dihospital itu 4 hari saja. Hari Rabu sudah boleh pulang. Leganya, boleh kembali berkumpul bersama kakak dan abang. Kesian abang dan kakak, tak boleh tidur peluk nda dulu.
Si baby comel Ihsan, yang memang sangaaattt comel ehehehhe..
Ihsan lahir di hospital sultanah aminah, Johor Bahru. Bunda datang ke hospital itu pada hari Ahad, 15 Mei 2011, karena sebelumnya sudah buat temu janji dengan pihak hospital bahwa operasi akan dilakukan pada hari senin, 16 Mei 2011, bertepatan dengan hari guru. Saat itu usia kandungan bunda 38 minggu.
Bunda datang berdua dengan ayah, abang dan kakak ditinggal dirumah bersama nenek. Sementara acik amani datang keesokannya, hari senin. Kami ke bilik saringan dulu, untuk penempatan ward. Bunda dapat kelas 1 yang tempatnya nyaman dan ber-econ. Di ward itu bunda berdua dengan seorang pasien yang akan pulang. Bunda takut juga kalau harus sendirian diward itu. Beruntung, setelah pasien tersebut pulang, ada 1 pasien masuk, namanya Aunty Balqish, ternyata rumahnya di Rajawali 12, jiran juga lah.
Aunty Balqish mengidap darah tinggi. Walaupun usia kandungan baru 34 minggu, tapi karena keadaannya agak mengkhawatirkan, dia disuruh bedrest di hospital supaya tekanan darahnya bisa terkontrol. Aunty Balqish pun caesar juga, kalau tak salah dia operate 21 Mei. Anaknya perempuan, namanya Nurul Izzah, seperti nama putri Anwar Ibrahim, penasehat parti PKR.
Bunda dihospital itu 4 hari saja. Hari Rabu sudah boleh pulang. Leganya, boleh kembali berkumpul bersama kakak dan abang. Kesian abang dan kakak, tak boleh tidur peluk nda dulu.
Si baby comel Ihsan, yang memang sangaaattt comel ehehehhe..
ni gambar adek masa kat hospital :
hari pertama :


nenek datang tengok adek :

hari kedua :

dah sampai rumah
Sabtu, Mei 07, 2011
Art and Craft-nya Kakak
Rabu, April 14, 2010
Menunggu Ayah
Hujan teramat lebat nak
Petir pula menyambar-nyambar
Ayahmu tentu terkurung dijalan
Sabar nak..
Ayah tak mungkin menerobos rinai hujan
yang menggila diluar sana
Mari kita telepon Ayah
Tapi...
Hanya ada operator menjawab
Kalau begitu
Angkat tanganmu
Mohon pada yang kuasa
selamatkan dan lindungi ayah
Ada yang hilang hari ini kan..
suara kecilmu yang menjerit riang
kala deru motor berhenti depan pagar
Terlebih
Tak ada ice cream, tak ada air kotak
Dan bonus dibonceng Ayah keliling taman
Pukul 8.30
Masih menunggu
Ayah tak kunjung tiba
Mari dengar bunda cerita
Tentang si Kubil dan si Cilok
Dua anak yang datang tiba-tiba dalam alam khayal
Oh
Kantuk telah datang
Selamat tidur sayang
Ayahmu pulang tepat jam 9
Dan engkau telah pun memeluk mimpi
Selasa, 13 April 10.00 pm
Petir pula menyambar-nyambar
Ayahmu tentu terkurung dijalan
Sabar nak..
Ayah tak mungkin menerobos rinai hujan
yang menggila diluar sana
Mari kita telepon Ayah
Tapi...
Hanya ada operator menjawab
Kalau begitu
Angkat tanganmu
Mohon pada yang kuasa
selamatkan dan lindungi ayah
Ada yang hilang hari ini kan..
suara kecilmu yang menjerit riang
kala deru motor berhenti depan pagar
Terlebih
Tak ada ice cream, tak ada air kotak
Dan bonus dibonceng Ayah keliling taman
Pukul 8.30
Masih menunggu
Ayah tak kunjung tiba
Mari dengar bunda cerita
Tentang si Kubil dan si Cilok
Dua anak yang datang tiba-tiba dalam alam khayal
Oh
Kantuk telah datang
Selamat tidur sayang
Ayahmu pulang tepat jam 9
Dan engkau telah pun memeluk mimpi
Selasa, 13 April 10.00 pm
Khamis, Mac 25, 2010
Lukisan Najwa
Katamu, aku ingin jadi pelukis Bunda..
Dilukisnya gunung, sawah, kelapa, awan, matahari
Pada kertas, buku dan...dinding..!!
Oh Nak, lihat lah rumah kita
Betapa berwarnanya
Ada benang kusut berputar-putar seperti bola
Itu awan katamu
Ada angka 5 berbaris besar-besar
Tangan kecilmu belajar menulis ketika itu
Ada kotak persegi dengan segitiga diatasnya
itu rumah kita katanya
Ketika Ayahmu pulang dengan sekotak cat air
dilukisnya bunga dan sebatang pohon
dan seorang anak kecil yang tersenyum mengembang
menyambut hari bersama datangnya mentari
Itu Aku, Bunda...katamu dengan senyum
Lukislah semua yang engkau lihat Nak..
Walaupun penuh dinding rumah kita
Walaupun tumpah cat airmu mengotori lantai rumah kita
Disitulah pelajaranmu bermula
Dilukisnya gunung, sawah, kelapa, awan, matahari
Pada kertas, buku dan...dinding..!!
Oh Nak, lihat lah rumah kita
Betapa berwarnanya
Ada benang kusut berputar-putar seperti bola
Itu awan katamu
Ada angka 5 berbaris besar-besar
Tangan kecilmu belajar menulis ketika itu
Ada kotak persegi dengan segitiga diatasnya
itu rumah kita katanya
Ketika Ayahmu pulang dengan sekotak cat air
dilukisnya bunga dan sebatang pohon
dan seorang anak kecil yang tersenyum mengembang
menyambut hari bersama datangnya mentari
Itu Aku, Bunda...katamu dengan senyum
Lukislah semua yang engkau lihat Nak..
Walaupun penuh dinding rumah kita
Walaupun tumpah cat airmu mengotori lantai rumah kita
Disitulah pelajaranmu bermula
Khamis, Mac 11, 2010
Juara..!!!
Hati saya benar2 cair ketika melihat anak sulung saya naik keatas panggung untuk menerimah hadiah sebagai kemenangannya dalam lomba mewarnai yang diadakan oleh Petronas. Tak terasa air mata saya meleleh. Hati saya diliputi keharuan. Saya merasa menjadi Ibu yang sebenarnya hua huaaaa lebay :P
Saya songsong ia disebelah panggung, dengan sepeda yang didapatnya sebagai hadiah. Oh nak..betapa Bunda bangga padamu. Perempuan kecilku begitu membanggakan hari ini. Saya ciumi pipinya dengan airmata tergenang. Guru melukisnya datang, menyalami saya mengucapkan tahniah atas kemenangan Najwa. Dia melihat saya menangis. Whoaaa maluuuu...:D

Saya tak menyangka anak kecil saya yang berumur 5 tahun ini mampu mengalahkan peserta lain. Saya mendaftarkannya untuk ikut coloring contest ini semata-mata agar dia mendapat pengalaman baru. Tidak pernah sedikitpun mendorong dia untuk menang. Pesan saya cuma satu, kalau melakukan sesuatu, harus dilakukan dengan betul-betul supaya bisa berjaya. Itu yang selalu saya tanamkan pada najwa.
Alhamdulillah, nak.. ini baru permulaan. Kami doakan semoga nanti akan banyak lagi kejayaan yang akan engkau perolehi.
Saya songsong ia disebelah panggung, dengan sepeda yang didapatnya sebagai hadiah. Oh nak..betapa Bunda bangga padamu. Perempuan kecilku begitu membanggakan hari ini. Saya ciumi pipinya dengan airmata tergenang. Guru melukisnya datang, menyalami saya mengucapkan tahniah atas kemenangan Najwa. Dia melihat saya menangis. Whoaaa maluuuu...:D

Saya tak menyangka anak kecil saya yang berumur 5 tahun ini mampu mengalahkan peserta lain. Saya mendaftarkannya untuk ikut coloring contest ini semata-mata agar dia mendapat pengalaman baru. Tidak pernah sedikitpun mendorong dia untuk menang. Pesan saya cuma satu, kalau melakukan sesuatu, harus dilakukan dengan betul-betul supaya bisa berjaya. Itu yang selalu saya tanamkan pada najwa.
Alhamdulillah, nak.. ini baru permulaan. Kami doakan semoga nanti akan banyak lagi kejayaan yang akan engkau perolehi.
Jumaat, Julai 17, 2009
Dulu dan sekarang
Tadi malam, anak saya najwa 4 tahun, menemukan foto saya waktu wisuda diploma 6 tahun yang lalu. Diperhatikannya foto saya lekat-lekat, kemudian pandangannya beralih kesaya.
"Ini bunda ke?"tanyanya dalam logat melayu
"Iya, itu bunda."
"Nampak macam lain je,"katanya heran.
"Lain kenapa?"
"Yang ini cantik, putih, kurus.. tapi..."kalimatnya menggantung. Diperhatikannya saya baik-baik.
"Sekarang tak cantik, ada jerawat, gemuk pula tuh,"katanya polos.
Huahahaaaaaa... saya tergelak. Dasar anak kecil. Penilaian yang jujur dan polos.
Tiba-tiba satu-satu idea berlompatan dalam kepala.
Jogging, fitnes, diet, jangan makan malam, puasa biar lebih cepat lebih baik, facial, creambath, krim pigmen, colagen, krim anti penuaan...
Hahaha banyak amat...
Untung ada suara yang membela :
"Bunda tak gemuk lah kakak, cuma tembam aja.."hiks hikss atu sami mawon eta mah.
Terima kasih diingatkan sayang.. Bunda memang kurang merawat diri yah hehe...
"Ini bunda ke?"tanyanya dalam logat melayu
"Iya, itu bunda."
"Nampak macam lain je,"katanya heran.
"Lain kenapa?"
"Yang ini cantik, putih, kurus.. tapi..."kalimatnya menggantung. Diperhatikannya saya baik-baik.
"Sekarang tak cantik, ada jerawat, gemuk pula tuh,"katanya polos.
Huahahaaaaaa... saya tergelak. Dasar anak kecil. Penilaian yang jujur dan polos.
Tiba-tiba satu-satu idea berlompatan dalam kepala.
Jogging, fitnes, diet, jangan makan malam, puasa biar lebih cepat lebih baik, facial, creambath, krim pigmen, colagen, krim anti penuaan...
Hahaha banyak amat...
Untung ada suara yang membela :
"Bunda tak gemuk lah kakak, cuma tembam aja.."hiks hikss atu sami mawon eta mah.
Terima kasih diingatkan sayang.. Bunda memang kurang merawat diri yah hehe...
Selasa, Mei 05, 2009
Mengalah akan berarti kalah
Kasihan anak saya.
Kesadaran itu mungkin agak terlambat datangnya. Tapi lebih baik daripada tidak sama sekali.
Secara tidak sadar, kami, saya dan suami, selama ini ternyata telah mengkondisikan najwa, anak 4 tahun saya, untuk selalu mengalah. Bukan saja dengan adiknya, tapi juga ketika berebut mainan dengan temannya. Kami akan langsung membujuk najwa untuk menyerahkan mainannya ketika temannya menghendaki.
Seperti sore itu.
Kami berkunjung kerumah sepupu. Suami saya memetik dua kuntum bunga dan diberikannya pada
najwa dan batrisya, anak sepupu suami. Ketika melihat bunga najwa yang sebenarnya sama persis dengan bunganya, batrisya merengek minta bunga najwa. Secara spontan suami saya bilang pada najwa untuk menukar bunganya dengan bunga batrisya. Pada mulanya najwa terlihat menolak, tapi kemudian memberikan bunganya setelah terlebih dahulu menatap wajah suami saya.
Kami sadar kemudian bahwa itu salah.
Ya salah, tidak seharusnya dia mengalah. Bunga itu adalah haknya. Biar dia sendiri yang menentukan apakah akan diberikan atau tidak tanpa arahan siapapun. Karena dari kumpulan kejadian kecil seperti ini, dia akan belajar untuk mempertahankan haknya. Tugas kami seharusnya hanya memberi pengertian pada kedua anak itu apa yang sudah menjadi bagiannya. Tidak perlu menyuruh untuk mengalah.
Kilasan kejadian lama bermain dalam benak saya. Astagfirullah.. Ada begitu banyak kejadian serupa yang telah membentuk pribadi najwa. Ketika anak selalu diajarkan mengalah, maka yang akan terjadi adalah anak merasa tidak layak memiliki apa-apa. Kemampuannya untuk berkompetisi jadi berkurang, dan jadilah dia anak yang selalu duduk dibelakang, tidak berani menonjolkan diri karena merasa tidak layak. Selalu mengalah juga membentuk pribadi anak menjadi lemah, tidak berani mempertahankan apa yang sudah menjadi miliknya. Seharusnya biarkan mereka yang memutuskan apa yang harus dilakukan, tugas orangtua hanya memberikan mereka pemahaman.
Sampai pada satu titik kami merasa sangat bersalah.
Kesadaran itu mungkin agak terlambat datangnya. Tapi lebih baik daripada tidak sama sekali.
Secara tidak sadar, kami, saya dan suami, selama ini ternyata telah mengkondisikan najwa, anak 4 tahun saya, untuk selalu mengalah. Bukan saja dengan adiknya, tapi juga ketika berebut mainan dengan temannya. Kami akan langsung membujuk najwa untuk menyerahkan mainannya ketika temannya menghendaki.
Seperti sore itu.
Kami berkunjung kerumah sepupu. Suami saya memetik dua kuntum bunga dan diberikannya pada
najwa dan batrisya, anak sepupu suami. Ketika melihat bunga najwa yang sebenarnya sama persis dengan bunganya, batrisya merengek minta bunga najwa. Secara spontan suami saya bilang pada najwa untuk menukar bunganya dengan bunga batrisya. Pada mulanya najwa terlihat menolak, tapi kemudian memberikan bunganya setelah terlebih dahulu menatap wajah suami saya.
Kami sadar kemudian bahwa itu salah.
Ya salah, tidak seharusnya dia mengalah. Bunga itu adalah haknya. Biar dia sendiri yang menentukan apakah akan diberikan atau tidak tanpa arahan siapapun. Karena dari kumpulan kejadian kecil seperti ini, dia akan belajar untuk mempertahankan haknya. Tugas kami seharusnya hanya memberi pengertian pada kedua anak itu apa yang sudah menjadi bagiannya. Tidak perlu menyuruh untuk mengalah.
Kilasan kejadian lama bermain dalam benak saya. Astagfirullah.. Ada begitu banyak kejadian serupa yang telah membentuk pribadi najwa. Ketika anak selalu diajarkan mengalah, maka yang akan terjadi adalah anak merasa tidak layak memiliki apa-apa. Kemampuannya untuk berkompetisi jadi berkurang, dan jadilah dia anak yang selalu duduk dibelakang, tidak berani menonjolkan diri karena merasa tidak layak. Selalu mengalah juga membentuk pribadi anak menjadi lemah, tidak berani mempertahankan apa yang sudah menjadi miliknya. Seharusnya biarkan mereka yang memutuskan apa yang harus dilakukan, tugas orangtua hanya memberikan mereka pemahaman.
Sampai pada satu titik kami merasa sangat bersalah.
Isnin, April 27, 2009
Ahad, Februari 22, 2009
Hutan Bandar JB
Hari Sabtu kemarin, kita pergi ke Hutan Bandar di Johor Bahru. Sekedar rileks ngajak anak main air. Kebetulan disana ada kolam renang kecil. Cocok untuk Najwa dan Aliff. Dan yang paling penting...all for free heheh alias gratis bow...
Here is the photos :
Suami saya ikut nyebur


Najwa, si takut mandi, tapi kalo main air suka...suka..sangat

Habis mandi, istirahat di gazebo dikelilingi pohon2, cocok untuk melukis :

Ini hasil lukisannya, yang pink katanya balon, yang biru monster layang-layang :D

Pulang kerumah, mampir dipasar, my 2 lovely children tidur nyenyak di mobil :
Here is the photos :
Suami saya ikut nyebur

Aliff yang ga bisa diam, berlari kesana kemari...cuapek deh ngejar2 :

Najwa, si takut mandi, tapi kalo main air suka...suka..sangat

Habis mandi, istirahat di gazebo dikelilingi pohon2, cocok untuk melukis :

Ini hasil lukisannya, yang pink katanya balon, yang biru monster layang-layang :D

Pulang kerumah, mampir dipasar, my 2 lovely children tidur nyenyak di mobil :
Isnin, Januari 05, 2009
najwa goes to school
Ini hari pertama Najwa masuk sekolah Tadika Nuri.
Suami saya cuti 2 hari, supaya kami bisa menemankan najwa ke sekolah.
Sampai disekolah jam 8, sudah banyak murid-murid berkumpul. Keadaan riuh rendah. Bising dengan suara anak-anak menangis, tidak mau berpisah dari orangtuanya. Semua murid dikumpulkan dihalaman depan sekolah. Orang tua menunggu didepan pagar.
Najwa Alhamdulillah baik-baik saja. Saya dan suami berdiri menunggu diluar. Sesekali melambai kearah najwa yang duduk manis dengan teman-temannya. Lega rasanya karena awalnya saya khawatir najwa akan menangis meraung-raung seperti ketika masuk tadika butterfly yang cuma bertahan seminggu.
Dirumah tadi malam saya dan najwa membuat cake marmer untuk bekal sekolah. Sebenarnya jam 10 ada acara makan di sekolah, tapi najwa bilang dia ingin bawa bekal cake buatan saya.
Pagi tadi walaupun belum bangun, saya gendong najwa dan terus putarkan lagu Tasya Libur tela tiba. Masih mengantuk dia mandi sendiri. Hehe ajaib. Biasanya kalau mandi susah sekali.

Suami saya cuti 2 hari, supaya kami bisa menemankan najwa ke sekolah.
Sampai disekolah jam 8, sudah banyak murid-murid berkumpul. Keadaan riuh rendah. Bising dengan suara anak-anak menangis, tidak mau berpisah dari orangtuanya. Semua murid dikumpulkan dihalaman depan sekolah. Orang tua menunggu didepan pagar.
Najwa Alhamdulillah baik-baik saja. Saya dan suami berdiri menunggu diluar. Sesekali melambai kearah najwa yang duduk manis dengan teman-temannya. Lega rasanya karena awalnya saya khawatir najwa akan menangis meraung-raung seperti ketika masuk tadika butterfly yang cuma bertahan seminggu.
Dirumah tadi malam saya dan najwa membuat cake marmer untuk bekal sekolah. Sebenarnya jam 10 ada acara makan di sekolah, tapi najwa bilang dia ingin bawa bekal cake buatan saya.
Pagi tadi walaupun belum bangun, saya gendong najwa dan terus putarkan lagu Tasya Libur tela tiba. Masih mengantuk dia mandi sendiri. Hehe ajaib. Biasanya kalau mandi susah sekali.

Ahad, Januari 04, 2009
Catatan Perjalanan : jom..pi Melaka... (part 2)
Hari kedua, kami menyusuri kota tua Melaka. Poto-potonya aja deh ya.. :
Aliff didepan kincir angin peninggalan kesultanan Melaka (didekat sini baru ketemu restoran Melayu setelah kami capek jalan menyusuri tepi sungai melaka, kebanyakan restoran china dan western)

Makan cendol "jam besar" didepan gereja christ church yang dibangun pd tahun 1753 :

Menyusuri sungai melaka yang bersih dengan boat seharga RM 5 selama 45 menit :

Rumah orang melayu ditepi sungai Melaka :

Kincir angin belanda didepan museum Stadhuys :

Naik becak keliling kota Melaka, 1 jam RM 40 :

Najwa mejeng bentar sambil istirahat di museum Stadhuys :
Aliff didepan kincir angin peninggalan kesultanan Melaka (didekat sini baru ketemu restoran Melayu setelah kami capek jalan menyusuri tepi sungai melaka, kebanyakan restoran china dan western)

Makan cendol "jam besar" didepan gereja christ church yang dibangun pd tahun 1753 :

Menyusuri sungai melaka yang bersih dengan boat seharga RM 5 selama 45 menit :

Rumah orang melayu ditepi sungai Melaka :

Kincir angin belanda didepan museum Stadhuys :

Naik becak keliling kota Melaka, 1 jam RM 40 :

Najwa mejeng bentar sambil istirahat di museum Stadhuys :
Langgan:
Catatan (Atom)









